Rabu, 02 Februari 2011

tentang cinta

mengendapakn cinta buta
Hemm . . . Apa Tuh Cinta Buta
Cinta itu setua umur manusia. Itu artinya bahwa cinta sudah hadir sejak Nabi Adam a.s. diciptakan oleh Allah SWT. Cinta terus asda sampai sekarang, bahakan boleh sanagt jadi hingga dunia akhir. Cinta itu bisa dibilang everlasting artinya ada sepanjang masa selama kehidupan itu ada di dunia ini. Cinta itu selalu menyita perhatian kita. Ada di antara kita yang kemudian bahagia dengan cinta, tapi tidak sedikit yang merana karena cinta. Mira W . pernah menyampaikan dalam salah satu karyanya, “Kita boleh hidup dengan cinta, tapi jangan mati karena cinta. “ Hummp…boleh juga kan kata-katanya. Soalnya masih banyak oranmg-orang yang mudah terbius karena cinta bahkan samapai lupa segalanya, saking cintanya mereka dengan hal-hal yang terkadang membuat mata dan hati mereka tertutup denagn kenyataan yang ada.
Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah menuliskan dalam salah salah satu bukunya, “pecinta itu ada tiga golongan” :
1. Pecinta semua kehidupan yang dianggap sebagai keindahan absolute (mutlak).
2. Pecinta keindahan yang dianggapnya sebagai keindahan relative yang tidak absolute, baik ia berambisi mengejarnya maupun tidak.
3. Pecinta yang berambisi mengejar yang dicintainya.
Nah, menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyah kadar cinta seseorang sangatlah berbeda-beda. Seperti seseorang yang mencintai keindahan, ia hanya mencintai dan mengejar apa yang indah dimatanya, mutlak hati dan matanya gelap, artinya apa yang di matanya indah ia kejar dan ia cintai dengan sepenuh hati, akan tetapi ia selalu berubah-ubah pendiriannya. Seperti pepatah seorang penyair “Ia tergila-gila dengan orang ini kemudian mencintai yang lainnya. Dan ia hanya terhibur dengan cintanya saat itu hingga subuh”. So, dapat kita artikan seorang pecinta ini selalu tombang-ambing dalam ketidak pastian cinta yang ia miliki.
“ Pecinta jenis kedua ini lebih teguh pendiriannya, lebih setia, lebih langgeng, dan lebih kuat daripada pecinta jenis pertama. Akan tetapi, kelemahanya adalah apabila kedua jenis tersebut tidak ada ambisi positif kepada yang dicintai. Sebab, pecinta yang memiliki ambisi kepada yang dicintai lebih cerdas dan lebih mengetahui karena ambisilah yang menguatkanya.” begitu yang ditulis oleh Ibnu Qoyyim dalam penjelasan tambahanya.
Beware Blind Love . . . !!!!

Cinta buta adalah cinta yang melebihi segalanya, melewati aturan agama, melewati aturan tatakrama, melewati segala hal yang ada. Ada beberapa kerusakan yang disebabkan oleh penyakit cinta buta atau bahasa gaulnya BLIND LOVE :

1. Lupa mengingat Allah atau Tuhan .
Karena saking asiknya dengan cinta yang lagi merekah dalam jiwa, hal ini menyebabkan lebih cenderung mengingat makhluk-Nya, yakni orang yang dicintai. Jika orang yang sedang dilanda jatuh cinta dan selalu mengingat asma Allah atau nama tuhannya, niscaya cinta yang membeludak dan berlebihan itu dapat dengan mudah di kendalikan, tanpa harus diumbar-umbar.
2. Menyiksa hati
Cinta buta, meski adakalanya dinikmati oleh pelakunya, tapi sebenarnya didalam hatinya ia merasakan ketersiksaan hati yang paling berat. Hal itu dikarenakan sang penikmat cinta ini selalu merasa curika, takut, histeris, akan semua cinta yang dibendung didalam hatinya untuk kekasih pucaan hatinya.
3. Hatinya tertawan dan terhina
Hatinay akan tertawan dengan orang yang dicintainya. Namun karena ia sedang dilanda mabuk cinta, ia tidak merasakan musibah yang sedang menimpanya. Maka dari itu berhati-hatilah dalam merasakan dimabuk cinta, karena itu akan menjadi hal yang paling menakutkan yaitu tertawan dalam cinta buta.

4. Melupakan agama
Tak ada orang yang paling menyia-nyiakan agama dan dunia melebihi orang yang sedang dirundung cinta buta. Ia melalaikan maslahat agamanya karena hatinya lalai untuk beribadah kepada Allah. Misalnya kalo ada teman kita yang sedang jatuh cinta pasti ia tuh lupa sama yang namanya ortu, lupa sholat, lupa sama peer disekolah, lupa sama temen-temen sejawat, yang diinget malahan “sayaang kuu…kamu lagi apa, lagi dimana, lagi sama siapa ??” udah kayak lagu yang lagi ngetop tuh Yolanda yang dinyanyiin sama kangen band.
Hemp…cinta… :
5. Mengundang bahaya
Bahaya dunia dan akhirat lebih cepat menimpa kepada orang yang dirundung cinta buta melebihi kecepatan api membakar kayu yang kering. Ketika hati berdekatan dengan orang yang dicintainya secara buta itu, ia akan menjauh dari Allah. Jika hati jauh dari Allah, semua jenis marabahaya akan mengancam dari segala sisi karena setan menguasainya. Jika setan telah menguasainya, mana ada musuh yang tak senang jika lawannya terancam? Duh…udah bejibun dah segala permasalahn yang berbau zina dan akibatnya juga gak sepele, misalnya penyebaran virus AIDS/HIV, pernikahan dini, aborsi, aduh..dah ngeri deh nyebutin akibatnya satu persatu, jangan sampe deh… beware yak !!
6. Setan akan menguasai
Jika kekuatan setan mengusai seseorang maka ia akan merusak akalnya dan member rasa waswas. Bahkan, mungkin tak ada bedanya dengan orang gak waras alias orang gila. Mereka enggak menggunakan akal pikirannya secara layak. Padahal perbedaan makhluk yang paling sempurna adalah akal pikirannya. Tapi udah banyak deh yang berpikirnya secara instan, enaknya dulu baru deh menyesalnya belakangan . hump…naudzubillahi min dzalik !!
7. Mengurangi kepekaan
Cinta buta akan merusak indra dan mengurangi kepekaan, baik indra suriya (konkret) dan indra maknawi “(abstrak). Kerusaka indra maknawi mengikuti rusaknya hati , sebab itu jika hati telah rusak sudah pasti organ-organ yang lainnya pun ikut rusak. Seperti mata, lisan, telinga juga rusak. Mengapa demikian, jika orang yang sedang jatuh dalam cinta buta, biasanya apa yang terlihat, terdengar, dan terucap negatif, yaa…semua serba kebalikannya.

Nah…segitu saja deh akibat dari cinta buta..semoga kita semua dapat memilah dan memilih mana yang baik dan mana yang buruk untuk kita, terutama soal cinta…cita buat Allah, cinta buat ortu, cita buat keluarga, cinta buat sahabat-sahabat, dan lain-lain..
“ jika orang yang sedang jatuh cinta dapat Memilih, maka ia memilih untuk tidak jatuh cinta”





Ibnu Qoyyim Al-jauziyyah
Sumber : Solihin, O.2008. Jangan Bilang Cinta. Jakarta: Gema Insani.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar